Pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an Al-Husna
Berita  

Menjaga Sanad, Menghidupkan Baitul Qur’an: Momen Haru Alumni HIMMAH BQ Sowan Guru

Menjaga Sanad, Menghidupkan Baitul Qur’an: Momen Haru Alumni HIMMAH BQ Sowan Guru

Pringsewu, Bukit Raja Wali -Sabtu, 11 Juli 2026 menjadi hari yang sarat akan makna bagi keluarga besar Himpunan Alumni Baitul Qur’an (HIMMAH BQ).

Puluhan alumnus yang kini telah meniti jalan pengabdian di berbagai lembaga pendidikan di daerahnya masing-masing, menyempatkan diri untuk pulang dan menyambung tali persaudaraan dengan guru mereka, Assoc. Prof. Dr. KH. Abdul Hamid, M.Pd.I., al-Hafizh.

Rangkaian silaturahmi ini dimulai dengan napak tilas penuh haru di lokasi PPM Baitul Qur’an. Di tempat inilah mereka mengenang masa-masa perjuangan saat masih menjadi santri, saat setiap ayat dihafalkan dengan cucuran keringat dan doa. Usai mengenang memori di Baitul Qur’an, rombongan melanjutkan perjalanan sejauh dua kilometer menuju PPTQ Al-Husna Bukit Raja Wali, tempat kediaman utama sang pengasuh, sosok yang akrab disapa dengan panggilan hangat oleh para santrinya: Aby.
Bagi para alumni, sowan adalah cara untuk melakukan “cas ulang” ruhani. Layaknya perangkat elektronik yang perlu dihubungkan dengan sumber energi agar tetap menyala, sowan adalah momen di mana santri mendekatkan diri pada sang guru agar aliran keberkahan dan energi spiritual kembali mengalir deras ke dalam sanubari. Kini, para alumni tersebut tidak lagi datang sebagai santri belia. Banyak di antara mereka yang telah menyandang gelar sarjana (S.Pd.) bahkan magister (M.Pd.), serta telah khidmah menjadi pendidik di lingkungan rumahnya masing-masing, sembari tetap menjaga predikat al-Hafizh/ah yang melekat di dada mereka.

Semangat yang dibawa HIMMAH BQ hari ini adalah sebuah ikhtiar agung: memastikan bahwa ayat-ayat suci yang dulu dihafal di bawah bimbingan Aby tetap terjaga kokoh meski mereka telah menapaki kehidupan rumah tangga dan dunia profesional. Mereka bercita-cita agar setiap rumah para alumni menjadi “Baitul Qur’an” kecil, tempat di mana tilawah dan murajaah tak pernah padam. Hal ini selaras dengan sabda Rasulullah SAW yang menegaskan pentingnya menghidupkan rumah dengan Al-Qur’an:
نَوِّرُوْا بُيُوْتَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَقِرَاءَةِ الْقُرْآنِ
(Terangilah rumah-rumah kalian dengan shalat dan membaca Al-Qur’an).
Suasana haru seketika pecah saat Aby menyambut para alumni.

Beliau tampak tertegun sejenak, lalu senyum teduh terkembang dari wajahnya. Aby mengaku terkejut sekaligus bangga saat melihat para muridnya yang kini telah beranjak dewasa, telah berilmu, dan membawa serta keluarga kecil mereka untuk bersilaturahmi.
“Ternyata, kalian yang dulu masih duduk melingkar di depan saya untuk setor hafalan, kini sudah banyak yang membawa anak-anaknya ke sini,” ujar beliau dengan nada haru yang menyentuh relung hati.
Di mata Aby, kehadiran anak-anak para alumni adalah bukti nyata bahwa estafet perjuangan tengah berlanjut. Beliau pun memberikan pesan yang dalam agar ikatan ini tidak terputus pada generasi ini saja. Sebagai bentuk khidmat dan penjagaan terhadap sanad ilmu, beliau berharap kelak ketika putra-putri para alumni sudah beranjak dewasa dan lulus sekolah dasar, mereka dapat kembali dititipkan untuk menimba ilmu di tempat yang sama.

“Silaturahmi ini adalah ikatan hati. Agar sanad dan kasih sayang ini terus terjaga hingga masa depan, usahakanlah kelak jika putra-putri kalian sudah lulus SD, titipkan mereka untuk mondok di sini. Mari kita jaga rumah besar ini bersama-sama, agar cahaya Al-Qur’an tetap bersinar dari generasi ke generasi,” pesan beliau dengan penuh harap.
Pertemuan siang itu pun ditutup dengan doa bersama. Langit Bukit Raja Wali seolah menjadi saksi bisu janji para alumni untuk terus menjaga hafalan, merawat sanad, dan menjadikan rumah mereka sebagai taman-taman surga tempat Al-Qur’an disemayamkan. Sebagaimana janji Allah SWT dalam Al-Qur’an:
إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ
(Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya).
Semoga Allah senantiasa menjaga keistiqamahan para penghafal Al-Qur’an dan memberkahi setiap langkah mereka dalam menebar kemaslahatan.

( Kontributor: Achmad Husen)