Pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an Al-Husna
Berita  

Dini Hari di Bukit Raja Wali: Melepas Rindu ke Baitullah

Dini Hari di Bukit Raja Wali: Melepas Rindu ke Baitullah

Pringsewu, Bukit Raja Wali– Suasana khidmat menyelimuti Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Al-Husna, Bukit Raja Wali, Tanggamus, pada Ahad dini hari (5/7/2026). Ratusan santri dan pengurus pondok berkumpul di halaman pesantren untuk melepas keberangkatan 78 jamaah umroh dari ASSA Tour yang akan bertolak menuju Tanah Suci.

Peristiwa ini menjadi momen yang istimewa, sebab rombongan jamaah dilepas langsung dari lingkungan pondok pesantren. Sebelum bertolak meninggalkan area pondok, para jamaah umroh terlebih dahulu menunaikan sholat sunnah safar secara berjamaah. Ibadah ini menjadi pembuka sekaligus sarana memohon perlindungan serta kelancaran perjalanan kepada Allah SWT agar setiap langkah jamaah senantiasa dalam ridha-Nya.
Pengasuh PPTQ Al-Husna, Assoc. Prof. Dr. KH. Abdul Hamid, M.Pd.I, al-Hafizh, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan yang mendalam atas keberangkatan ini. Dalam arahannya di hadapan para jamaah, beliau menekankan pentingnya menjaga kesucian niat.

“Ibadah umroh bukanlah sekadar perjalanan biasa, melainkan panggilan suci untuk menjadi tamu di rumah-Nya. Maka, luruskan dan murnikan niat sejak detik ini, semata-mata karena Allah SWT. Jadikan perjalanan ini sebagai momentum untuk menghapus dosa, memperbaiki diri, dan meraih ridha Ilahi, bukan untuk sekadar tujuan duniawi,” pesan Kiai Abdul Hamid.
Beliau juga menambahkan bahwa keberangkatan yang dimulai dari lingkungan pondok pesantren ini memiliki keberkahan tersendiri. “Insyaallah, energi keberkahan dari niat suci para jamaah akan menular ke lingkungan pondok, serta memberikan inspirasi dan semangat bagi para santri dalam menghafal dan mengkaji Al-Qur’an,” ungkapnya.
Suasana semakin syahdu tatkala para santri, yang telah bersiap sejak selesai menunaikan ibadah sholat tahajud, membentuk lingkaran di pelataran pondok untuk melepas para jamaah. Di bawah temaram cahaya lampu dini hari, mereka bersama-sama melangitkan doa untuk keselamatan dan kemabruran ibadah seluruh jamaah selama berada di Baitullah.
Keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan sebuah ikatan batin yang kuat. Bagi para santri, menyaksikan keberangkatan tamu-tamu Allah adalah motivasi nyata agar kelak mereka pun diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk menziarahi makam Rasulullah SAW dan Baitullah.
Rombongan jamaah ASSA Tour terlihat khusyuk mengikuti prosesi pelepasan hingga akhir. Harapan besar dititipkan agar seluruh jamaah mampu meraih ibadah umroh yang makbul dan mabrur, serta membawa pulang keberkahan yang akan mengalir kembali ke tanah Bukit Raja Wali.

Doa bersama ini pun menjadi penutup rangkaian pelepasan yang penuh air mata haru dan harapan. Langkah kaki 78 jamaah tersebut kini menuju satu tujuan: menjemput ridha Allah di depan Ka’bah, membawa titipan doa dari para penuntut ilmu di Al-Husna Bukit Raja Wali.

( Kontributor: Achamd Husen)