Pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an Al-Husna
Berita  

Menyulam Kebersihan dan Kemuliaan Peradaban: Visitasi Dinas Kesehatan di PPTQ Al-Husna Bukit Raja Wali

Menyulam Kebersihan dan Kemuliaan Peradaban: Visitasi Dinas Kesehatan di PPTQ Al-Husna Bukit Raja Wali

Pringsewu- Bukit Raja Wali 10 Juni 2026 – Desau angin pagi di Bumi Jejama Secancanan mengiringi langkah penuh khidmat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu.

Berdasarkan Surat Tugas Nomor: 400.7.27/2233/D.02/VI/2026, para abdi negara yang terdiri dari Dr. Chusairil Pasa, SKM., M.Kes. (Penata Tk.I / III.d), Ns. Novia Bekti Setiawati, S.Kep., MM. (Penata Tk.I / III.d), Rima Zeinnamira, SKM. (Penata Muda Tk. I / III.b), dan Vinnie Sylviani Purba, SKM. (Penata Muda Tk. I / III.b) hadir menyapa kesejukan Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Al-Husna Bukit Raja Wali. Kunjungan visitasi ini menjadi sebuah napak tilas keteladanan yang berakar dari JUjurnya pengabdian dan NIat suci menjaga kesucian lingkungan.

Jauh melompati ruang dan waktu, tepatnya pada 23 Oktober 2023, pesantren ini telah menorehkan tinta emas. PPTQ Al-Husna Bukit Raja Wali dinobatkan sebagai Pondok Pesantren Terbersih se-Provinsi Lampung untuk kategori pondok salaf, terpilih di antara 1.229 pondok pesantren yang ada. Sebuah prestasi yang lahir dari keringat dan keistiqomahan di bawah payung program unggulan PETAKU (PEsantren TAnpa KUmuh).

Sang Pengasuh, Assoc. Prof. Dr. KH. Abdul Hamid, M.Pd.I al-Hafizh, menyambut hangat kehadiran dari pihak dinas yang bertugas. Dengan tutur kata yang menyejukkan khas kiai pesantren, beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih.
“Kehadiran panjenengan semua adalah embun penyemangat bagi kami. Kebersihan ini bukan untuk dipamerkan, melainkan manifestasi iman bahwa kebersihan adalah bagian dari ibadah yang harus terus dirawat dan dipertahankan,” tutur Kiai Hamid dengan penuh tawadhu.
Apresiasi mendalam pun mengalir dari pihak Dinas Kesehatan. Dari 24 pondok pesantren yang dikunjungi di seluruh Kabupaten Pringsewu, PPTQ Al-Husna Bukit Raja Wali terbukti kokoh mempertahankan predikat sebagai oase kebersihan.

Dalam lawatan tersebut, tim dari dinas didampingi pengurus pondok menyusuri setiap sudut denyut kehidupan santri, mulai dari dapur umum hingga sanitasi dan kamar mandi. Hasilnya sungguh memukau: mata tidak menangkap sehelai sampah pun yang berserakan, mencerminkan kedisiplinan santri yang telah mendarah daging.

Suasana visitasi kian gayeng dan bermakna manakala terjalin dialog hangat antara Pengasuh Pesantren, Assoc. Prof. Dr. KH. Abdul Hamid, dengan Ketua Tim dari Dinas Kesehatan, Dr. Chusairil Pasa. Pertemuan dua sosok intelektual yang sama-sama menyandang gelar doktor ini melahirkan perbincangan bernas yang mengalir begitu saja. Mereka merajut pemahaman mendalam, memadukan ilmu kesehatan masyarakat modern dengan nilai-nilai luhur thaharah (bersuci) yang dijunjung tinggi di dunia pesantren.
Di sela-sela perbincangan hangat tersebut, Pengasuh Pesantren juga berbagi cerita kepada pihak dinas bahwa PPTQ Al-Husna kini kerap menjadi rujukan studi banding terkait pengelolaan kebersihan lingkungan.

Gaung program PETAKU telah menarik perhatian luas, terbukti dengan silih bergantinya kunjungan dari berbagai pondok pesantren lintas daerah. Tercatat, diskusi dan napak tilas kebersihan ini telah mengundang kehadiran rombongan dari PPTQ Al-Mukhlis Lampung Tengah, PP Miftahul Ulum Lampung Timur, PP Fathul Ulum Pesawaran, hingga rencana kunjungan rombongan PP Al-Hikmah Bandar Lampung pada 14 Juni mendatang.

Menanggapi berbagai institusi yang menjadikan Al-Husna sebagai cermin belajar, Kiai Abdul Hamid justru mengungkapkan kerendahan hati yang mendalam. Beliau mengaku merasa malu, sebab memandang pesantren yang diasuhnya masih dalam tahap berproses dan senantiasa terus belajar.
“Sesungguhnya kami merasa belum pantas, kami pun masih terus berbenah setiap waktu. Namun, jika lingkungan sederhana ini dapat menjadi wasilah untuk saling berbagi kebaikan dan menimba ilmu kebersihan bersama, tentu kami syukuri dengan pintu terbuka,” ungkap Kiai Hamid dengan tulus.

Kunjungan pada Rabu, 10 Juni 2026 ini menyisakan sebuah kesaksian agung: di keheningan pesantren salaf, kesederhanaan bersanding erat dengan peradaban yang tinggi. PPTQ Al-Husna Bukit Raja Wali telah membuktikan bahwa merawat kebersihan adalah cermin kemuliaan umat yang memancarkan cahaya kebaikan ke berbagai penjuru.

(Kontributor: Achmad Husen)

Mulai Chat
1
Butuh bantuan? Hubungi kami
PPTQ Al-Husna Bukit Raja Wali
Assalamualaikum wr.wb.
Selamat datang di PPTQ Al-Husna
Ada yang bisa kami bantu?
Jangan lupa Simpan nomor ini supaya anda makin mudah mendapat informasi dari kami.