Pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an Al-Husna
Berita  

Menjaga Generasi Qur’ani, PCNU Pringsewu Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di PPTQ Al-Husna Bukit Raja Wali

Menjaga Generasi Qur’ani, PCNU Pringsewu Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di PPTQ Al-Husna Bukit Raja Wali

PRINGSEWU, – Di bawah naungan langit Pringsewu yang meneduhkan, lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an membumbung berpilin doa, menegaskan bahwa pesantren adalah rahim tempat lahirnya kedamaian dan peradaban. Dalam rangka menyemarakkan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pringsewu bergandengan tangan dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu—khususnya tim kesehatan dari Puskesmas Rejosari dan Pringsewu—menggelar Bakti Sosial Pelayanan Kesehatan Santri se-Kecamatan Pringsewu.

Kegiatan yang dipusatkan di Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Al-Husna Bukit Raja Wali, Pringsewu, Lampung, pada Rabu (14/10/2026) ini menjadi bukti nyata keseriusan merawat jasad tempat bersemayamnya jiwa-jiwa penjaga Kalam Ilahi.
Hadir dalam kesempatan yang penuh keberkahan tersebut, perwakilan dari PCNU Kabupaten Pringsewu, H. Faozan, serta Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Pringsewu, Ust. Kabul Muliarto.

Dalam sambutannya, perwakilan PCNU Pringsewu, H. Faozan, menyampaikan bahwa santri yang sehat adalah pondasi tegaknya benteng keumatan. Merawat raga para penghafal Al-Qur’an bukan sekadar kewajiban medis, melainkan ikhtiar kebudayaan dan keagamaan agar lantunan ayat suci tak pernah terputus oleh derita sakit.

Suasana haru dan hangat membuncah ketika Pengasuh PPTQ Al-Husna Bukit Raja Wali, Dr. KH. Abdul Hamid, M.Pd.I., al-Hafizh, memberikan sambutannya. Dengan bahasa yang teduh dan penuh rasa syukur, beliau meluapkan kebahagiaannya atas terselenggaranya bakti sosial ini.
“Tubuh yang sehat adalah wadah bagi ilmu yang murni dan hafalan yang kokoh. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian dan kasih sayang PCNU bersama Pemda Pringsewu. Ini adalah wujud nyata kepedulian yang merengkuh raga sekaligus menguatkan jiwa para santri,” tutur Kiai Abdul Hamid.

Prosesi pemeriksaan kesehatan berlangsung khidmat dan tertib. Langkah pertama diawali dengan teladan indah dari sang pengasuh, Dr. KH. Abdul Hamid, M.Pd.I., al-Hafizh, bersama Ibu Nyai Husnul Fadhilah, M.Pd., al-Hafizhah, yang menjadi peserta pertama dalam pemeriksaan medis tersebut. Langkah mulia ini kemudian disusul oleh para pengurus NU, sebelum akhirnya ratusan santri berbaris rapi mengantre pemeriksaan dengan senyum mengembang.
Kegiatan ini merupakan pengejawantahan dari firman Allah SWT:
وَأَحْسِنُوا إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
“Dan berbuat baiklah. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Baqarah: 195)
Serta firman-Nya dalam QS. Al-Ma’idah ayat 2:
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa.”
Melalui sinergi antara ulama, umara, dan tenaga kesehatan, HSN 2026 di Pringsewu tidak hanya diperingati dengan seremonial belaka, melainkan dengan sentuhan kasih yang menyapa raga. Sebab dari raga yang sehat, lahir rohani yang kuat, dan dari santri yang sehat, terawatlah masa depan generasi Qur’ani pencetus peradaban islami.

Kontributor: Achamd Husen

#NUOnline #HariSantri2026 #HariSantriNasional #PCNUPringsewu #MWCNUPringsewu #PPTQAlHusnaBukitRajaWali
#BaitulQuran #PringsewuLampung #SantriSehat #GenerasiQurani #BaktiSosialSantri #LayananKesehatanGratis #KiaiDanSantri #UkhuwahIslamiyah #MerawatJasmaniMenguatkanRohani