Pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an Al-Husna
Berita  

DARI KEBERSIHAN MENUJU PERADABAN: PPTQ Al-Husna Bukit Rajawali Sambut Studi Tiru Ponpes Miftahul Ulum

LAMPUNG – Di tengah derasnya arus modernisasi pendidikan, Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Al-Husna Bukit Rajawali tampil megah sebagai simbol peradaban pesantren yang unggul, tertata, dan berwibawa. Pesantren yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU) ini terus mengukuhkan posisinya, bukan sekadar sebagai pusat pendidikan Islam, melainkan juga mercusuar inspirasi bagi dunia kepesantrenan di Provinsi Lampung melalui keindahan lingkungan yang bersih, manajemen terstruktur, serta atmosfer Qur’ani yang kuat.

Berbekal reputasi gemilang tersebut, PPTQ Al-Husna Bukit Rajawali menerima kunjungan studi tiru dari Pondok Pesantren Miftahul Ulum pada Rabu (20/5/2026). Kunjungan ini difokuskan pada studi tata kelola kebersihan dan manajemen kelembagaan, mengingat PPTQ Al-Husna merupakan peraih predikat Pondok Pesantren Terbersih se-Provinsi Lampung pada tahun 2023 lalu.

Sambut Hangat 180 Delegasi
Kunjungan yang berlangsung antusias tersebut disambut hangat oleh keluarga besar PPTQ Al-Husna Bukit Rajawali di bawah pimpinan ulama Al-Qur’an, Assoc. Prof. Dr. KH. Abdul Hamid, M.Pd.I., Al-Hafizh. Sosok beliau dikenal luas sebagai figur pendidik yang tidak hanya menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, tetapi juga konsisten membangun peradaban pesantren melalui kedisiplinan, keteladanan, dan manajemen modern yang unggul.

Sementara itu, rombongan Pondok Pesantren Miftahul Ulum hadir dengan kekuatan penuh sebanyak 180 peserta, terdiri dari jajaran asatidz, asatidzah, serta para santri. Delegasi ini dipimpin langsung oleh Ibu Nyai Hj. Musriatun dan Gus Hafizh, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan hangat serta sistem pengelolaan lingkungan yang diterapkan di PPTQ Al-Husna.

“Predikat pesantren terbersih yang disandang tempat ini bukan sekadar simbol penghargaan, melainkan representasi nyata dari budaya pesantren yang meletakkan kebersihan sebagai bagian dari nilai iman, adab, dan pendidikan karakter,” ujar perwakilan rombongan.

Filosofi Kebersihan dan Tur Lapangan
Dalam perkembangannya, PPTQ Al-Husna Bukit Rajawali memang dikenal jeli dalam mengorganisasi wilayahnya. Setiap sudut lingkungan pesantren tampak asri dan terstruktur, mulai dari pembagian tanggung jawab santri, pengawasan harian, pengelolaan fasilitas, hingga pembinaan kesadaran kolektif. Nuansa religius dan kenyamanan berpadu harmonis, menciptakan atmosfer pendidikan yang sehat dan penuh keberkahan.

Pada sesi pertemuan utama, KH. Abdul Hamid mengisahkan secara singkat perjalanan sejarah pendirian PPTQ Al-Husna Bukit Rajawali. Beliau juga memaparkan makna filosofis di balik berbagai ikon dan simbol di kawasan pesantren yang mencerminkan visi pendidikan serta semangat perjuangan.

Dalam arahannya, KH. Abdul Hamid menekankan bahwa kebersihan pesantren bukan hanya persoalan fisik semata, melainkan cerminan dari kesucian hati, kedisiplinan jiwa, dan kemuliaan akhlak.

“Pesantren bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga tempat membangun peradaban. Kebersihan adalah bagian dari pendidikan karakter yang harus ditanamkan sejak dini. Lingkungan yang bersih akan melahirkan semangat belajar yang sehat, pikiran yang jernih, serta suasana ibadah yang lebih khusyuk,” tegas KH. Abdul Hamid.

Usai pemaparan materi dan sejarah, agenda berlanjut ke sesi lapangan. Rombongan Ponpes Miftahul Ulum diajak berkeliling (tour) meninjau langsung seluruh fasilitas lingkungan pesantren. Di sela-sela peninjauan, dilakukan bedah sistem manajemen kebersihan, dialog kelembagaan, serta sesi berbagi pengalaman (sharing season) mengenai tata kelola administratif.
Sinergi Membangun Generasi Qur’ani
Melihat langsung kedisiplinan di lokasi, Gus Hafizh selaku pimpinan rombongan mengaku sangat terinspirasi oleh sistem yang berjalan di PPTQ Al-Husna. Menurutnya, keteraturan administrasi dan keterlibatan total seluruh elemen pesantren—mulai dari pengasuh hingga santri—dalam menjaga kualitas lingkungan adalah pola yang patut dicontoh.
Kunjungan studi tiru ini tidak hanya menjadi momentum berharga untuk mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antar-pesantren, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam mentransfer pengetahuan (transfer of knowledge). Melalui sinergi yang semakin kuat ini, diharapkan kedua pondok pesantren dapat terus berkolaborasi melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam ilmu dan hafalan, namun juga berkarakter disiplin, cinta kebersihan, dan siap menjadi teladan di tengah masyarakat.

Mulai Chat
1
Butuh bantuan? Hubungi kami
PPTQ Al-Husna Bukit Raja Wali
Assalamualaikum wr.wb.
Selamat datang di PPTQ Al-Husna
Ada yang bisa kami bantu?
Jangan lupa Simpan nomor ini supaya anda makin mudah mendapat informasi dari kami.
Exit mobile version