
Ribuan Jamaah Larut dalam Haru, PPTQ Al-Husna Bukit Rajawali Pringsewu Wisuda Puluhan Hafizh Al-Qur’an
PRINGSEWU – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Al-Husna Bukit Rajawali, Pringsewu, pada Minggu (17/5/2026). Ribuan jamaah memadati lingkungan pesantren untuk menghadiri rangkaian acara agung: Haul Masyayikh, Khotmil Kutub, dan Wisuda Hifzhil Qur’an kategori 1–30 Juz PPTQ AL-HUSNA Bukit Raja Wali dan PPM Baitul Qur’an.
Momentum ini menjadi wujud penghormatan terhadap warisan keilmuan para ulama sekaligus peneguhan komitmen pesantren dalam melahirkan generasi penjaga Kalamullah. Acara ini dihadiri oleh para kiai sepuh, ulama kharismatik dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung, tokoh masyarakat, alumni, serta wali santri.
Sejak lantunan ayat suci Al-Qur’an dan gemuruh sholawat dikumandangkan, kekhusyukan mendalam langsung terasa. Tidak sedikit dari hadirin dan orang tua santri yang menitikkan air mata karena larut dalam rasa syukur.
Arti Penting “Wisuda” bagi Penghafal Al-Qur’an
Pendiri sekaligus Pengasuh PPTQ Al-Husna Bukit Rajawali, Assoc. Prof. Dr. KH. Abdul Hamid, M.Pd.I., Al-Hafizh, dalam sambutannya menjelaskan alasan penggunaan istilah “Wisuda” di pesantren yang dipimpinnya. Menurut tokoh yang dikenal menyelaraskan ilmu syariat dengan pendidikan modern ini, wisuda memiliki makna spiritual yang mendalam.
“Kami tidak menggunakan istilah akhirussanah, melainkan wisuda. Karena wisuda merupakan lambang legalitas dan tanggung jawab mulia yang kini dipikul oleh para hafizh dan hafizhah. Wisuda bukanlah tanda selesainya hafalan, melainkan tanda bahwa mereka resmi mendaftar sebagai Ahlullah (keluarga Allah) di muka bumi,” tegas KH. Abdul Hamid.
Detail Capaian Santri yang Diwisuda
Puncak acara ditandai dengan prosesi wisuda yang mengharu biru. Para santri berjalan menuju panggung kehormatan dengan langkah takzim diiringi doa para guru. Tangis bahagia orang tua pecah saat nama anak-anak mereka dipanggil sebagai penjaga Al-Qur’an.
Pada tahun ini, wisuda Qur’an yang ke IX PPTQ Al-Husna Bukit Raja Wali meluluskan wisudawan -wisudawati dengan rincian kategori sebagai berikut:
Kategori Hafalan Jumlah Santri
Kategori 1 Juz 66 Santri
Kategori 5 Juz 34 Santri
Kategori 10 Juz 14 Santri
Kategori 15 Juz 7 Santri
Kategori 20 Juz 7 Santri
Kategori 30 Juz 12 Santri
Total Wisudawan 140 Santri
Capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan lembaga dalam membangun tradisi tahfizh yang kokoh, sistematis, dan berkesinambungan.
Pesan Kebangsaan Prof. KH. Said Agil Husein Al-Munawar
Acara semakin berkah dengan hadirnya Prof. Dr. KH. Said Agil Husein Al-Munawar (Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) yang menyampaikan mauizhotul hasanah sekaligus doa penutup.
Dalam tausiyah ilmiahnya, beliau menegaskan bahwa sejak diturunkan, Al-Qur’an selalu menjadi petunjuk dan jawaban atas segala problematika hidup manusia.
“Keberadaan para penghafal Al-Qur’an adalah cahaya bagi umat dan bangsa. Generasi yang dekat dengan Al-Qur’an akan memiliki kekuatan spiritual, keluasan ilmu, serta keteguhan moral dalam menghadapi dinamika zaman yang terus berubah,” tutur beliau.
Sebelum Prof.KH.Said Agil Husen almunawwar mengakhiri Tausyiah nya, Gus Abid Muaffan membacakan sanad Hafalan Al-Qur’annya Assoc Prof.KH. Abdul Hamid, M.Pd.I yang di ambil dari Prof.Dr.KH.Rois Abdillah dan Hajjah Luqmananati Adnan sambung ke Baginda Rasulullah Saw.
Jati Diri Siswa Siswi SMP Qur’an Al-Hamidy & SMA Plus Al-Hamidy Angkatan Ke 2 Tahun Ajaran 2025/2026
Rangkaian Acara: Agenda Jati Diri Siswa Formal
Sehari sebelum acara puncak, tepatnya pada Sabtu (16/5/2026), lembaga pendidikan formal di bawah naungan pesantren, yakni SMP Qur’an Al-Hamidy dan SMA Plus Al-Hamidy, juga sukses menggelar kegiatan pelepasan siswa bertajuk “Jati Diri”.
Mengusung tema “Al-Hamidy Sinar Abadi, Tempat Tumbuh Jiwa dan Jati Diri”, kegiatan ini diikuti oleh 31 siswa kelas IX dan 24 siswa kelas XII. Suasana penuh kehangatan pun tercipta saat para siswa menyampaikan sungkem, salam takzim, dan ungkapan terima kasih atas bimbingan para guru selama mereka menempuh ilmu di pesantren.
Melalui seluruh rangkaian acara ini, PPTQ Al-Husna Bukit Rajawali kembali membuktikan eksistensinya sebagai lentera peradaban yang tidak hanya mencetak generasi penghafal Al-Qur’an, tetapi juga membentuk insan berakhlak mulia yang siap menerangi masa depan umat.