Pringsewu, 29 Mei 2026— Assoc. Prof. Dr. KH. Abdul Hamid, M.Pd.I., Al-Hafizh selaku Pengasuh PPTQ Al-Husna Bukit Raja Wali menghadiri pertemuan JMM Gawagis Pringsewu bersama PCNU Pringsewu, RMI-PCNU Pringsewu, dan JJP3M dalam rangka membahas Program Pesantren Aman.
Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum diskusi para pengasuh pondok pesantren di Kabupaten Pringsewu untuk merespons berbagai isu yang saat ini ramai diperbincangkan di tengah masyarakat, khususnya terkait kasus kekerasan seksual dan pentingnya menciptakan lingkungan pesantren yang aman, nyaman, serta ramah bagi para santri.
Dalam forum tersebut, seluruh pengasuh pesantren yang hadir menyatakan sikap tegas menolak segala bentuk kekerasan seksual maupun tindakan yang dapat merugikan santri di lingkungan pesantren. Para peserta juga sepakat bahwa pesantren harus menjadi tempat pendidikan yang tidak hanya unggul dalam pembinaan ilmu agama, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, perlindungan, dan akhlakul karimah.
Assoc. Prof. Dr. KH. Abdul Hamid, M.Pd.I., Al-Hafizh menyampaikan bahwa PPTQ Al-Husna Bukit Raja Wali berkomitmen penuh untuk menghadirkan lingkungan pesantren yang aman dan nyaman bagi seluruh santri serta wali santri. Menurut beliau, keamanan dan kenyamanan santri merupakan bagian penting dari amanah pendidikan yang harus dijaga bersama.
“Pesantren harus menjadi rumah kedua yang memberikan rasa aman, nyaman, dan penuh kasih sayang bagi para santri. Oleh karena itu, segala bentuk kekerasan tidak boleh diberi ruang di lingkungan pendidikan pesantren,” ujar beliau.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara para pengasuh pesantren, organisasi keagamaan, dan masyarakat dalam membangun budaya pesantren yang sehat, aman, dan berorientasi pada perlindungan santri.
PPTQ Al-Husna Bukit Raja Wali terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan karakter santri dengan mengedepankan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin, kedisiplinan, serta perlindungan terhadap seluruh civitas pesantren.
