Pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an Al-Husna
Berita  

Menemukan EMAS Kebaikan di Rumah Allah Resep Jiwa Menggemakan kembali Masjid ala KH Abdul Hamid

Menemukan EMAS Kebaikan di Rumah Allah Resep Jiwa Menggemakan kembali Masjid ala KH Abdul Hamid

PRINGSEWU,

Masjid bukan sekadar bangunan megah bertiang kokoh melainkan jantung peradaban umat yang semestinya berdetak ramah menyejukkan jiwa dan memancarkan kehangatan bagi siapa saja yang menginjakkan kaki di dalamnya

Pesan mendalam tersebut bergema indah dalam Seminar Santri dan Masjid yang digelar Majelis Ulama Indonesia MUI Kabupaten Pringsewu di Hotel Urban Pringsewu Ahad 18 Oktober 2026.

Kegiatan mulia ini dihadiri langsung oleh Ketua MUI Kabupaten Pringsewu KH Hambali beserta seluruh pengurus MUI Kabupaten Pringsewu,  pengurus MUI Kecamatan se Kabupaten Pringsewu,  ketua PCNU Kabupaten Pringsewu Hi Muhammad Faizin serta para takmir masjid se Kabupaten Pringsewu.

Hadir sebagai pencerah Pengasuh PPTQ Al Husna Bukit Raja Wali sekaligus PPM Baitul Qur’an Assoc .Prof. Dr. KH Abdul Hamid., M.Pd. I al-Hafizh membedah secara filosofis dan praktis resep memakmurkan masjid, Menjaga Hati yang Terikat dengan Masjid.

Beliau menjelaskan bahwa keterikatan seorang hamba dengan masjid adalah kunci naungan ilahi di hari akhir . Beliau mengutip hadist tentang 7 golongan yang mendapat perlindungan Allah SWT, salah satunya adalah:

وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ

Dan seorang laki laki yang hatinya terpaut atau terikat dengan masjid-masjid.

(Hadist Riwayat Bukhari nomor 660 dan Muslim nomor 103).

Keindahan hubungan dengan masjid ini harus diseimbangkan antara ibadah fardhu di masjid dan ibadah sunnah di rumah,  Kyai Hamid mengingatkan pentingnya menghidupkan suasana ibadah di rumah agar tidak sunyi sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

فَعَلَيْكُمْ بِالصَّلاَةِ فِي بُيُوتِكُمْ فَإِنَّ خَيْرَ الصَّلاَةِ الْمَرْءِ فِي بَيْتِهِ إِلاَّ الْمَكْتُوبَةَ

Lakukanlah shalat di rumah rumah kalian Sesungguhnya seutama utama shalat seseorang adalah di rumahnya kecuali shalat fardhu yang dilaksanakan di masjid

(Hadis Riwayat Bukhari nomor 6113 Muslim nomor 781 An Nasai nomor 1599 dan Abu Dawud nomor 1044)

Secara utuh Kyai Abdul Hamid menguraikan Akronim MaASJID yang menjadi enam pilar utama alur MASJID, yakni:

  • M, Melayani :

Pilar pertama dari akronim MASJID adalah Melayani.  Kyai Hamid menjelaskan bahwa pelayanan terbaik mencakup penyediaan fasilitas yang nyaman untuk semua usia, mulai dari kebersihan karpet dan toilet hingga sarana pendukung seperti colokan pengisi daya HP, tempat parkir yang aman serta pengawasan CCTV.

Menjaga kebersihan dan membersihkan sekecil apa pun kotoran atau debu dari area masjid memiliki nilai pahala yang sangat agung di hadapan Allah SWT sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw:

عُرِضَتْ عَلَيَّ أُجُورُ أُمَّتِي حَتَّى الْقَذَاةُ يُخْرِجُهَا الرَّجُلُ مِنَ الْمَسْجِدِ

Ditampakkan kepadaku pahala pahala umatku hingga pahala kotoran atau debu yang dikeluarkan oleh seseorang dari dalam masjid.

(Hadist Riwayat Abu Dawud nomor 461 dan At Tirmidzi nomor 2916)

Selain fisik bangunan kelapangan dada pengurus dalam merangkul anak anak juga menjadi bagian penting dari pelayanan terbaik Mengutip ungkapan bersejarah Sultan Muhammad Al Fatih Kyai Hamid mengingatkan bahwa jika kita tidak lagi mendengar gelak tawa dan keramaian anak anak di shaf belakang masjid maka kita patut mengkhawatirkan masa depan peradaban kita.

  • A, Ajak  maksudnya mengajak Aktif berdakwah dan merangkul masyarakat sekitar pemuda hingga anak anak untuk datang ke masjid
  • S: Sediakan, maksudnya  Menyediakan kegiatan yang beragam seperti kajian pendidikan, bakti sosial, pemberdayaan ekonomi dan olahraga, termasuk NGOPI SURGA ( Ngobrol Perkara Imam Solusi Untuk Warga )
  • J: Jalin silaturahmi, Mempererat tali silaturahmi ukhuwah dan komunikasi antarjamaah
  • I: Inspiratif , Menjadikan masjid pusat solusi peradaban dan sumber kebaikan lingkungan sekitar
  • D: Dampingi maksudnya  Konsisten mendampingi kebutuhan jamaah seperti bantuan musafir, konseling keluarga dan santunan anak yatim serta dhuafa.

Agar orang orang betah berkunjung karakter dan kualitas masjid harus dijaga melalui prinsip dasar, yakni:

  • Makmur ibadahnya
  • Amanah pengelolanya
  • Sejuk dan nyaman suasananya
  • Jeli melihat kebutuhan jamaah
  • Inovatif programnya
  • Damai lingkungannya

Sebagai penutup Kyai Abdul Hamid merangkai pesan yang sangat menyentuh,  Siapa pun yang melangkah ke masjid ia akan mendapati MAS yaitu Pahala Emas, Ilmu Berkah dan Kebahagiaan Namun penentu arahnya terletak pada pilar JID, yakni :

  • J Jama’ah Kebersamaan dan indahnya ukhuwah
  • I Istiqamah Keketatan tekad dan kekonsistenan dalam beramal
  • D Dunia Akhiratnya akan terjaga.

Siapa yang datang ke masjid ia akan mendapat EMAS melalui Jamaah yang rukun Istiqamah dalam kebaikan serta keberkahan Dunia dan Akhirat pungkas Kyai Hamid disambut ketakziman para peserta seminar.

Kontributor: Achamd Husen

#SeminarHSN2026

#CintaMasjid.

#Akronimmasjid

#KH.AbdulHamid

#Pptqalhsuna

#BukitRajaWali

#BaitulQuran

#SanrtriMasaDepan

Exit mobile version